Senin, 19 November 2018

INTERAKSI ANTAR MAKHLUK HIDUP


Interaksi yang dilakukan menghasilkan hubungan timbal balik, ada yang saling menguntungkan adapula yang diuntungkan dan dirugikan. Antara komponen biotik dan abiotik, interaksi yang terjadi bisa saja antar spesies maupun di luar spesies. Untuk lebih memahami interaksi antar makhluk hidup dengan lingkungannya, pelajarilah materi berikut dengan seksama!
Ø  Pengertian Lingkungan
Lingkungan adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, termasuk di dalamnya manusia dan prilakunya yang mempengaruhi kelangsungan prikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.
Adapun yang dimaksud dengan ekosistem adaIah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem terdiri atas dua komponen. yaitu komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik adaIah komponen yang terdiri atas makhluk hidup terdiri atas tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroorganisme. Adapun komponen abiotik adaIah komponen yang tidak hidup terdiri atas tanah, air, udara. cahaya matahari, dan ikiim. Interaksi antara komponen biotik dan komponen abiotik akan mengakibatkan ekosistem menjadi tumbuh, berkembang dan mengalami perubahan.

1.      Komponen abiotik
Komponen abiotik terdiri atas benda tak hidup. Beberapa komponen tersebut dapat dilihat sebagai berikut:
a.       Tanah Tanah merupakan tempat hidup organisme yang mengandung komposisi tertentu. Tanah juga mengandung air dan udara yang mengisi pori-pori tanah. Bagi tumbuhan, hewan dan manusia tanah berperan sebagai tempat tumbuh dan hidup, tempat meiakukan aktivitas kehidupan, tempat berlindung, serta sumber nutrisi. Keadaan tanah akan menentukan jenis tumbuhan yang dapat hidup dan jenis-jenis tumbuhan akan menentukan jenis-jenis hewan yang dapat hidup.
b.      Air diperlukan tumbuhan, hewan, dan manusia dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhannya, tergantung pada kemampuannya menghemat penggunaan air. Air berperan sebagai pelarut zat-zat dalam tubuh, sistem pengangkut dan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi biokimia di dalam tubuh. Selain itu, air juga berperan sebagai tempat hidup organisme perairan. Keberadaan air akan memengaruhi jenis makhluk hidup yang dapat hidup pada suatu ekosistem.
c.       Udara
Udara sangat dibutuhkan makhluk hidup, di mana oksigen dibutuhkan untuk bernapas dan karbon dioksida dibutuhkan tumbuhan untuk fotosintesis. Kondisi udara dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain cahaya matahari, kelembapan dan angin.
d.      Cahaya matahari
Cahaya matahari merupakan sumber energi utama bagi kehidupan. Cahaya matahari dibutuhkan tumbuhan hijau untuk proses fotosintesis. Kemudian hasil fotosintesisnya digunakan oleh hewan dan manusia sebagai sumber makanan. Selain itu. juga memengaruhi suhu bumi sehingga menjadi sesuai untuk kehidupan berbagai makhluk hidup. Jumlah cahaya akan memengaruhi bentuk kehidupan suatu daerah.
e.       lklim
lklim merupakan keadaan cuaca rata-rata dl suatu tempat yang luas dalam waktu yang lama, terbentuk oleh interaksi berbagai komponen abiotik seperti kelembapan udara, suhu, curah hujan, cahaya matahari. dan sebagainya. lklim memiliki hubungan yang dengan distribusi komunitas tumbuhan dan kesuburan tanah. 
f.       Suhu
Setiap makhluk hidup membutuhkan suhu tertentu yang sesuai untuk melakukan aktivitas hidupnya dengan optimum. Suhu tertentu yang sesuai untuk melakukan aktivitas hidup dengan optimum tersebut dinamakan suhu optimum. Perubahan suhu lingkungan akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan makhluk hidup. Hanya organisme yang mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungan saja yang dapat bertahan hidup dan berkembang dengan baik.

2.      Komponen Biotik
Komponen biotik terdiri dari makhluk hidup, yang meliputi hewan tumbuhan, manusia dan mikroorganisme. Berdasarkan fungsinya, komponen biotik dibedakan sebagai berikut.
a.       Produsen
Produsen merupakan kelompok organisme yang dapat membuat makanan sendiri. Semua jenis tumbuhan hijau termasuk produsen karena tumbuhan hijau dapat menghasilkan makanan sendiri melalui fotosintesis. Organisme yang dapat membuat makanan sendiri seperti di atas disebut organisme  autotrof. Ada tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil, sehingga kebutuhan makanannya tergantung pada organisme atau tumbuhan lain.
b.      Konsumen
Manusia dan hewan termasuk dalam golongan konsumen karena keduanya tidak dapat membuat makanan sendiri. Konsumen disebut juga organisme heterotrof, artinya organisme yang tergantung organisme lain untuk mendapatkan makanan. Oleh karena itu di sini terjadi peristiwa makan dan dimakan.
Berdasarkan tingkat  memakannya, konsumen terbagi menjadi:
1)      Konsumen I (konsumen primer): organisme yang makan produsen  (tumbuhan hijau).
2)      Konsumen II (Konsumen sekunder): organisme yang makan konsumen I atau priemer.
Berdasarkan jenis makanannya, konsumen sebagai organisme heterotrof dibagi menjadi:
1)      Herbivora: organisme pemakan tumbuhan. Contoh: kerbau, kambing dan belalang.
2)      Karnivora: organisme pemakan daging. Contoh: anjing, elang dan harimau.
3)      Omnivora: organisme pemakan segala. Contoh: tikus, ayam dan luwak.
c.       Pengurai atau dekomposer
Di permukaan batang tanaman yang mati akan terlihat jamur maupun bakteri yang melakukan pembusukan. Pembusukan ini dilakukan oleh mikroorganisme yang menguraikan senyawa organik yang ada pada sisa organisme menjadi senyawa organik yang lebih kecil. Pengurai biasanya dari golongan jamur dan materi yang tidak dapat membuat makanan sendiri dan mereka memperoleh makanan dengan cara menguraikan organisme yang telah mati. Hasil penguraian ini berupa zat mineral yang akan meresap ke dalam tanah. Zat mineral tersebut akan diambil tumbuhan karena dapat menyuburkan tumbuhan.

Ø  Hal-hal Yang Ditemukan Dalam Suatu Lingkungan
Di dalam suatu lingkungan dapat ditemukan sutuan makhluk hidup. Satuan makhluk hidup berdasarkan tingkatan organisasinya dari yang paling sederhana ke yang paling kompleks adalah individu, populasi, komunitas, ekosistem, bioma dan biosfer.
Berikut uraian mengenai satuan makhluk hidup berdasarkan tingkat organisasinya.
1.       Individu
Individu adalah satuan makhluk hidup tunggal  yang dapat hidup secara fisiologis. Individu merupakan satuan fungsional terkecil penyusun ekosistem.

2.       Populasi
Populasi adaiah sekumpulan makhluk hidup sejenis yang menempati suatu daerah tertentu. Makhluk hidup dikatakan sejenis, apabiia mereka:
a.       memiliki persamaan morfologi, anatomi, dan fIsiologi;  
b.      mampu melakukan perkawinan dan menghasilkan keturunan yang fertil (keturunan yang mampu berkembang biak secara kawin);
c.       menempati daerah (habitat) yang sama.

3.      Komunitas .
Komunitas adalah kumpulan dari populasi-populasi yang berbeda dan hidup bersama di suatu tempat atau daerah tertentu. Tempat di mana makhluk hidup berada disebut habitat.

4.      Ekosistem
Ekosistem adalah suatu sistem kesatuan yang terbentuk antara komunitas organisme I hidup dan lingkungan fisik sekitarnya. Ekosistem yang terbesar di dunia disebut biosfer.

5.      Bioma dan biosfer
Ekosistem-ekosistem yang terbentuk karena perbedaan Ietak geografis dan astronomis disebut bioma Di bumi terdapat enam bioma utama, yaitu bioma gurun, padang rumput, hutan basah, hutan gugur, taiga, dan tundra. Masing-masing bioma memiliki sifat yang khas yang dipengaruhi oleh kondisi komponen-komponen abiotiknya. Adapun yang dimaksud biosfer adalah keseluruhan ekosistem/bioma yang membentuk rangkaian kehidupan di muka bumi.

Rabu, 07 November 2018

BUKU PUISI: SELEKSI ALAM

Agustus, 2018 buku ke dua berhasil diterbitkan. Buku yang berjdul seleksi alam ini merupakan buku yang bertema romance. pada buku ke dua ini, saya melakukan kolaborasi dengan salah satu ilustrator kelahiran Sintang, Zseilla Nur Intania Achmad. Ilustrator yang kuliah di IAIN Pontianak ini mendampingi tiap puisi dengan gambar ilustrator yang luar biasa. Bagi Zseilla ini merupakan pertama kali karyanya diterbitkan dan dijadikan buku. Terlebih buku Seleksi Alam ini sudah memiliki legalitas yang jelas di mana dapat dilihat dengan dimilikinya ISBN (International Standart Book Number) yang artinya buku ini sudah diakui secara legam oleh pusat perbukuan dunia.